PA 212 Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo 3 November 2026

PA 212 Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo 3 November 2026
Ketua Umum PA 212 Ahmad Shobri Lubis menyampaikan penolakan konser Andrea Bocelli di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026).

AKSARATIME.COM — Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) menolak rencana konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, yang dijadwalkan berlangsung 3 November 2026. Ketua Umum PA 212 Ahmad Shobri Lubis menyebut rekam jejak penyanyi asal Italia itu menunjukkan dukungan dan simpati terhadap Israel. Penolakan PA 212 menyusul sikap serupa yang lebih dulu dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ahmad Shobri Lubis menyampaikan penolakan itu di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026). Menurutnya, kehadiran pihak yang mendukung tindakan genosida dan penjajahan mencederai nilai-nilai konstitusi serta semangat anti penjajahan yang dijunjung bangsa Indonesia.

Alasan PA 212 Menolak Kehadiran Andrea Bocelli

Shobri menilai konser tersebut berpotensi memicu provokasi dan mengadu domba masyarakat dengan pemerintah. Ia mempertanyakan alasan menghadirkan figur yang dinilainya mendukung genosida dan penjajahan ke Indonesia.

"Jadi, kita ini sekarang sudah jelas orang Indonesia ini anti-penjajahan, anti-Israel. Terus dihadirkan orang-orang yang pendukung terhadap genosida, pendukung terhadap penjajahan. Ini kan namanya memprovokasi kita," ujar Ahmad Shobri.

Pernyataan senada ia ulang dalam kesempatan yang sama. Menurut Shobri, pembiaran terhadap acara konser berpotensi memicu gesekan antara masyarakat dan pemerintah.

Desakan ke Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat

PA 212 mendesak Pemprov DKI Jakarta maupun pemerintah pusat lebih peka terhadap aspirasi publik dan pandangan keagamaan yang telah dikeluarkan MUI. Shobri menyebut persoalan ini menyangkut kehormatan dan kedaulatan bangsa.

"Ini masalah kehormatan dan kedaulatan bangsa. Kalau masyarakat Indonesia tidak terima, tentu ada desakan kuat agar kegiatan tersebut dibatalkan," tegas Shobri Lubis.

Ia juga membuka kemungkinan aksi massa turun ke jalan apabila pemerintah tetap membiarkan konser berlangsung di Jakarta. "Kemungkinan akan ada pergerakan massa ke sana," katanya.

MUI Lebih Dulu Menolak, Temui Tiga Menteri

Sikap penolakan sebelumnya datang dari MUI. Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI Sudarnoto Abdul Hakim menyampaikan penolakan resmi organisasi itu kepada pemerintah melalui pertemuan bersama tiga menteri.

Dengan demikian, konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran kini menghadapi dua tekanan sekaligus: sikap resmi lembaga keagamaan dan desakan organisasi massa yang mengancam turun ke jalan. Belum ada keterangan dari penyelenggara maupun Pemprov DKI soal sikap mereka atas penolakan tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index