Erwin Gutawa Setuju Pimpin Orkestra di Konser Solo King Nassar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:04:31 WIB
Erwin Gutawa memastikan diri memimpin Erwin Gutawa Orchestra dalam konser solo King Nassar bertajuk King Nassar Concert: Lost In The Jungle.

AKSARATIME.COM — Erwin Gutawa memastikan diri memimpin Erwin Gutawa Orchestra dalam konser solo King Nassar bertajuk King Nassar Concert: Lost In The Jungle yang digelar Sabtu mendatang. Konser tersebut menandai kali pertama maestro musik Indonesia itu mengawal orkestra dengan sajian utama musik dangdut selama 2,5 hingga 3 jam. Keputusan itu diambil setelah kolaborasi singkat mereka di tiga lagu dinilai berjalan mulus.

Kepastian itu disampaikan Erwin Gutawa dalam konferensi pers King Nassar Concert: Lost In The Jungle pada Rabu (4/11/2026) di Jakarta. Ia mengaku langsung mengiyakan tawaran promotor dan kolaborator untuk mengiringi konser perdana King Nassar.

Bagi Erwin, ini bukan penampilan orkestra dangstut biasa. Sepanjang kariernya memimpin orkestra, baru kali ini ia menangani sajian utama berupa musik dangdut selama 2,5 sampai 3 jam.

Alasan Erwin Gutawa Menerima Tawaran

Erwin menuturkan, keputusan menerima tawaran itu datang cepat. Ia mengaku sudah merasakan sinergi dengan Nassar sejak kolaborasi pertama mereka tahun lalu.

"Enggak lama kemudian Ucup dan Awan datang bikin konser Nassar langsung saya bilang oke. Karena saya bisa ngerasain sinergi yang telah kita buat di tiga lagu, tiga lagu aja seru apalagi 30 lagu," tutur Erwin Gutawa.

Pengalaman itu membuatnya percaya diri. Menurut Erwin, kerja sama mereka tidak berhenti pada formalitas kolaborasi, melainkan tumbuh jadi proses latihan dan pembahasan aransemen yang intens.

Penilaian Erwin atas Bakat King Nassar

Erwin menyebut dirinya sejak lama memantau penampilan King Nassar. Dari pengamatan itu, ia menyimpulkan pelantun lagu dangdut tersebut punya kemampuan musikal yang kuat.

"Saya punya kesimpulan Nassar itu punya kemampuan musikal. Kalau saya, pertimbangan utamanya adalah bakat dan rasa musikal. Karena dia nyanyi sangat bagus, punya cengkok Melayu yang menurut saya salah satu yang terkeren untuk penyanyi pria dengan segala macam energi. Menurut saya, itu kayak satu paket lengkap untuk seorang entertainer musik di panggung," ucapnya.

Bagi Erwin, kombinasi bakat, rasa musikal, dan energi panggung itu yang membuat Nassar layak diiringi orkestra penuh. Ia juga menegaskan tidak membatasi diri pada genre tertentu dalam berkolaborasi.

"Menurut saya jadi sangat menyenangkan. Sebenarnya emang senang berkolaborasi dengan musisi, penyanyi, atau band apa aja dari genre apa pun. Memang senang ngikutin perkembangan musikal orang-orang yang aktif manggung, baik yang muda, gender apapun gitu," kata Erwin Gutawa.

Jejak Kolaborasi Sebelumnya

Konser Lost In The Jungle bukan pertemuan pertama mereka di panggung. Tahun lalu, Erwin mengajak Nassar tampil membawakan tiga lagu, meski saat itu belum sepenuhnya menyajikan musik dangdut.

Dari situ Erwin menilai proses kerja dengan Nassar berjalan tanpa hambatan. Setiap kali aransemen diubah, penyanyi asal Lampung itu mengikuti dengan cepat.

"Tahun lalu saya ngajak dia, 'Eh ajak Nassar yuk!' Walaupun bukan full musik dangdut. Tentunya kalau saya bikin acara pasti kan berproses, ada latihan, ngomongin lagu. Saya ngerasa satu sinergi yang seru. Enggak ada hambatan apa-apa, tiap saya ganti aransemen, dia ngikutinya juga dengan gila," kata Erwin Gutawa.

Apa yang Bisa Ditunggu Penonton

Konser solo King Nassar dijadwalkan berlangsung Sabtu mendatang dengan Erwin Gutawa Orchestra sebagai pengiring utama. Durasi pertunjukan diperkirakan mencapai 2,5 hingga 3 jam.

Bagi industri musik Indonesia, format orkestra penuh untuk sajian dangstut sepanjang itu masih tergolong jarang. Kolaborasi ini jadi uji pasar apakah musik dangdut bisa tampil megah di panggung orkestra tanpa kehilangan energinya.

Terkini