Cegah Stunting, Tim Patriot UI Tingkatkan Pelayanan Posyandu di Kampung Werabur

Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:47:10 WIB

WERABUR, PAPUA BARAT – Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (TEP UI) 12 mendorong peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui penerapan Sistem Posyandu 5 Meja di Kampung Werabur, Papua Barat. Kegiatan ini melibatkan Puskesmas Werabur, kader kesehatan, dan masyarakat setempat untuk memperkuat layanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu dan anak.

Sebanyak 80 orang mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, kader kesehatan, hingga anak usia prasekolah yang datang untuk memperoleh pelayanan dan edukasi kesehatan.

Kegiatan ini dipimpin oleh drg. Benso Sulijaya, Sp.Perio(K), Ph.D., bersama anggota Tim Patriot UI 12, yakni Refaldo, Fitria, Gilar, Iky, dan Evan. Pelaksanaan program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keteraturan pelayanan posyandu sekaligus memperkuat peran kader kesehatan di tingkat kampung.

Sistem Posyandu 5 Meja Diterapkan untuk Optimalkan Pelayanan

Anggota TEP UI 12, Refaldo, menjelaskan bahwa Sistem Posyandu 5 Meja dirancang untuk membantu proses pelayanan kesehatan berjalan lebih sistematis, mulai dari pendataan peserta hingga penyampaian informasi kesehatan.

Pada meja pertama, peserta menjalani proses pendaftaran dan pendataan. Pelayanan kemudian dilanjutkan di meja kedua melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.

Meja ketiga digunakan untuk pencatatan hasil pengukuran, termasuk penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan pencatatan status gizi. Data tersebut dapat menjadi bagian dari pemantauan kondisi kesehatan peserta sesuai kebutuhan pemeriksaan.

Selanjutnya, meja keempat menyediakan pelayanan kesehatan umum dan gigi-mulut, konsultasi kesehatan, serta pelayanan vaksinasi dan imunisasi. Sementara itu, meja kelima difokuskan pada penyuluhan kesehatan dan edukasi pencegahan stunting.

Sebagai bagian dari kegiatan, panitia juga memberikan makanan tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil. Hidangan tersebut disiapkan oleh para mama yang aktif sebagai pengurus di Kampung Werabur, dengan menu berupa bubur kacang hijau, susu, nasi, telur, ayam, sayuran, lauk-pauk, serta jajanan olahan desa.

Kegiatan ini turut dibuka oleh Kris selaku Kepala Puskesmas Werabur, yang hadir mewakili tenaga kesehatan setempat.

Kader Lokal Diperkuat Melalui Pembaruan Alur Posyandu

Penerapan sistem lima meja mendapat tanggapan positif dari kader kesehatan setempat. Ketua Kader Posyandu Werabur, Mama Iso, menyebutkan bahwa sebelumnya pelayanan posyandu di kampung tersebut menggunakan sistem tiga meja.

Menurutnya, perubahan alur pelayanan menjadi lima meja membantu kader menjalankan tugas dengan lebih teratur dan mempermudah koordinasi dalam melayani masyarakat.

"Sistem posyandu 5 meja ini sangat efektif dan memudahkan kami para kader dalam bekerja serta melayani masyarakat secara lebih teratur," ujar Mama Iso.

Mama Iso memimpin 10 kader yang terlibat dalam pelayanan posyandu di Kampung Werabur. Dukungan terhadap kader dinilai penting agar pelayanan kesehatan dasar dapat berjalan lebih terorganisasi dan menjangkau kebutuhan masyarakat.

Selain memberikan pendampingan, Tim Patriot UI turut menghibahkan satu set timbangan, alat ukur antropometri, serta sikat dan pasta gigi. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung pemantauan pertumbuhan anak dan meningkatkan perhatian warga terhadap kesehatan gigi dan mulut.

Dorong Kesadaran Gizi dan Kesehatan Anak di Papua Barat

Pelaksanaan Posyandu 5 Meja di Kampung Werabur menekankan pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar.

Pemantauan pertumbuhan anak, pencatatan status gizi, edukasi kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan gizi merupakan aspek penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Keterlibatan ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga juga dibutuhkan agar informasi kesehatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Ekspedisi Patriot UI berharap kapasitas kader lokal semakin kuat sehingga pelayanan posyandu dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Werabur.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan di kawasan pelosok dan perbatasan Indonesia, termasuk Papua Barat.

Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia merupakan gerakan pengabdian masyarakat dan riset terpadu mahasiswa UI melalui Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan akses kesehatan, serta pengembangan potensi daerah.

Kegiatan tersebut turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan pengentasan kemiskinan (SDG 1), kehidupan sehat dan sejahtera (SDG 3), serta pendidikan berkualitas (SDG 4).

Terkini